“ ohhhh… boleh aja “ jawab ibuku. Link bokep “mbak, saya pamit ya” kataku pada mbak ririn yang saat itu masih asik di dapur. Diapun mendesah “ ahhhhhh….anto “ desahnya. “maksud kamu mbak harus nonton film dulu?”. “ ada saran lain gak ?” Tanya mbak ririn. Malam semakin larut akhirnya aku tak kuasa menahan hasrat kelelakianku, aku takut mbak ririn tau apa yang sedang aku rasakan dan aku bayangkan, aku nggak mau mbak ririn marah.“mbak, udah malam”, “ saya tidur dulu ya…” kataku sambil beranjak dari tempat dudukku. Padahal dalam hatiku itulah yang aku inginkan. “mbak, kalo saya denger cerita mbak tadi rasanya mbak ama om doni harus mencari vareasi dong” saranku. Tapi aku beranikan diri untuk lebih dekat dengan mbak ririn. Setelah itu kami ngobrol banyak hal sampai akhirnya mbak ririn pamit pulang dan sebelum pulang Ia sempat mengingatkan aku untuk menjaga rumah ibunya dan memberikan kunci rumah kepadaku.Malam itu aku tidur di rumah orang tuanya mbak ririn, suasana malam yang begitu dingin ditambah hujan rintik-rintik membuat suasana hening. “ akhir-akhir ini kamu selalu menghindar untuk ketemu mbak kan?” tanyanya lagi. “ Mungkin mbak harus coba ama orang lain




















