Orangtuaku menyarankan agar berkuliah lagi namun aku enggan.Aku sudah cukup berfikir keras selama kuliah. Hijab bokep Pak Hendry mencium bibirku dengan perlahan terus dia menciumiku. Yaudah bye…”Aku seneng sekali yang pasti ada sedikit harapanbekerja sesuai bidangku. Kalau hari biasa dokter tidak bisa karena ramai pasien. ada cacat di tubuhmu tidak kemudian ada penyakit yang diderita tidak soalnya kalau keadaan sakit biasanya tidak saya perbolehkan bekerja. Kerjaan disini sangat banyak setiap hari pasien berdatangan dan kamu harus menulis semua laporan tepat pada waktunya…bagaimana setuju?”“emmm..eeemm…maksudnya apa saya kurang jelas pak saya nurut saja apa yang dikatakan bapak yang penting saya bisa bekerja disini…”“baguss..kamu memang sangat berminat untuk bekerja disini ya mbak…”“iya pak…”“sekarang mbak Ratih berbaring diatas kasur itu ya, saya akan melakukan pemeriksaan fisik dari ujung rambut hingga ujung kaki…”Aku menurutinya dan aku berbaring , pak Hendry terus mendekati aku. Aku terbangun pagi hari karena Indah menelfonku dia bilang aku harus segera kesana untuk review dengan dokternya langsung di hari libur. Orangtuaku bekerja di kantor swasta, aku anak kedua dati tiga bersaudara. Pada test tertentu aku selalu gugur.Teman-temanku banyak yang menjadi asisten dokter. Terlihat lengkuk tubuhku payudaraku besar tertutup bra. Apa aku




















