Setelah beberapa saat kemudian Dahlia membalikkan tubuhnya dan berhadapan dengan tubuhku.“Joko, ternyata Yanti benar, kamu jago banget dalam urusan sex. Bokep china Dan entah sudah berapa kali mereka yang sedang membutuhkan kehangatan mendapatkan orgasme. Tanpa menunggu lama lagi, lidahku langsung aku julurkan kepermukaan bibir vagina.Tanganku bereaksi untuk menyibak rambut yang tumbuh disekitar selangkangannya untuk memudahkan aksiku menjilati vaginanya.“Sssttt… Jok… Nikmat sekali… Ughhh,” rintihnya.Tubuhnya menggelinjang, sesekali diangkat menghindari jilatan lidahku diujung clitorisnya. Kami memburu kenikmatan berkali-kali, kami berempat memburu birahinya yang tidak kenyang.Sampai akhirnya waktu menunjukkan pukul 08.00 wib, dimana aku harus berangkat kerja dan pada jam seperti ini jalanan macet akupun mempercepat jalannya agar tidak terkena macet yang berkepanjangan. Batang kemaluanku sudah mulai mencari lubang kewanitaannya dan sekali hentak.“Bleest..” kepala penisku menggoyang vaginanya Dahlia.“Aowww… Gila besar sekali Jok… Punya kamu,” Dahlia merintih.Gerakan maju mundur pinggulku membuat tubuh Dahlia mengelinjang hebat danm sesekali memutar pinggulnya sehingga menimbulkan kenikmatan yang luar biasa dibatang kemaluanku.“Joko… Jangan berhenti sayang… Oogghhh,” pinta Dahlia.Dahlia terus menggoyangkan kepalanya kekanan dan kekiri seirama dengan penisku yang menghujam dalam pada lubang kewanitaannya.




















