Ibu dengancepat menurunkan celanaku dan memasukkan kontolku ke mulutnya. Bokep china Ibu mengangguk. Aku mengarahkan perahu ke sana. Kuangkat baju kaosnya dan kulepaskan tali bra-nya. “Siapa bilang. Aku sudah sampai,” kataku lirih. Nanti pembeli ikan pada pulang,” kataku. Sutinah merasa kegelian. Kalau SUti tamat sekolah,. 83.000,- Ibu tersenyum. “Ini rezeki Sutinah, Bu,” kataku. Dengan senyum Suti mengiikutiku dan berpindah mendekatiku ke belakang sembarimendayung. Aku memenag letih, bukan mengakayuh perahu, tapi mengkayuh ibu agar anakkubisa aku sirami.Sehabis makan malam, aku duduk di teras rumah. Aku langsung tidur, karean keletihan mengkayuh sepeda.Dalam aku tertidur, aku merasakan, kemaluanku seperti dielus-elus. Lama-lama jadi besar?” kata adikku. Kamu telanjang saja,” kataku. Sebuah desakan yang susah kujawab. JUga makan. Suti lalu memelukku dan menyandarkan kepalanya dibahuku dengan manja. Suti menatapku. Ibu menatapku dengan tajam. “Mas…”
“Udah diam saja… Enak kok,” kataku. Sekembali SUtinah, aku suruh dia menelentang di lantai berlasakan tikar. “Ayo…” kataku. “Ibu sudah sampai,” kataku. Dia sudah tau tugasnya. “Kenapa?”
“Kalau tidak, nanti di dalam perut anakmu sakit,” kata ibu.




















