kenapa melihat begitu!” pertanyaan Bik Miatun membuyarkan lamunanku
“Eh.. “Be..belum Non.”
“Kalau belum, ya.. Bokep rusia Awas nanti tak laporkan pada papa dan mama, kalian!”
Melihat Non Kristin kami gugup bingung, “Jangan Non.. Kami berdua masih terus berangkulan keringat tubuh kami bersatu, lalu Non Kristin menciumku.“Terima kasih Jon kamu hebat,” bisik Non Kristin. Belum sempat aku berpikir, tiba-tiba kamar mandi terbuka. “Iya sudah jangan diulangi lagi Bik!!” bentak Non Kristin. “Tolong ambilkan handuk dikamarku! “Iya sudah jangan diulangi lagi Bik!!” bentak Non Kristin. “Sini Jon..,” Bik Miatun mengambil posis duduk, lalu aku mendekat. “Non..,” sergahku. Setelah itu aku menyandarkan tubuhku pada tembok. Sesampai didepan kamar mandi aku mendengar ada suara air berkecipung kulihat kamar Non Kristin sedikit terbuka berarti yang mandi Non Kristin. Pintunya dikunci..”Aku bingung gimana cara memberikan handuk ini pada Non Kristin yang ada didalam? Non Kristin semakin mendesah, “Ugh Jon.. kok pergi?, sini Jon belum selesai nyucinya, tenang saja Jon aku nggak akan cerita kepada siapa-siapa, kamu nggak usah malu sama Bibik ” panggil Bik Biatun. Lalu kuciumi buah dada Non Kristin yang singsat dan padat. Jon.. “Ach.. Non Kristin semakin mendesah, “Ugh Jon.. Sini saja nemani Bibik mencuci, lagian

