Karena jaraknya yang hanya terhalang oleh beberapa rumah saja dari tempat kostku, maka aku hanya mendatanginya dengan jalan kaki, itung-itung ngirit bensin… Lumayan lah! Mungkin hanya sekedar mengelabui Mirna yang belum tahu hubungan gelap yang ku jalin dengan Ibunya.Di sofa itu, aku terus memainkan jariku di HPku yang hanya bergetar jika ada SMS atau panggilan masuk, karena memang aku sedang SMSan dengan tante Hana yang ada di kamarnya. Bokep rusia Sekitar pukul 09.30 atau kadang molor sampai jam 10.00 malam, barulah aku minta izin pulang. nggak kepingin merit?” Tanya Tante Hana yang lumayan mengagetkanku.“Hehehe… pingin sih, Tante! Dengan langkah lemas, ku beranjak ke kamar Mirna, dan ku lihat Mirna telah siap meninggalkan kamarnya menuju kamar Mamanya.“Silahkan, Ka!” sapa Mirna mempersilahkan aku untuk tidur di kamarnya.“Makasih, ya Mir!” sapaku saat ia ke luar dari kamarnya.Mirna hanya melempar senyum saat berlalu dari hadapanku. tak seberapa lama, masuk lagi balasan dari tante Hana.“iya, tnte jg nch” begitu jawab tante Hana singkat.Dengan gesit ku mainkan jariku merangkai SMS balasan, dengan maksud menyusun strategi untuk bisa memadu hasrat tanpa diketahui Mirna, anak perempuannya.“Mirna dah bobo ya tante?” bgitu isi SMSku.“Iya!” jawab tante Hana dengan singkat.“Tnte,




















