“.. Dhea tetap diam tidak bergerak, terengah-engah. Bokep mom Tapi waktu aku sampai di depan kamar tidur Dhea rumah itu masih gelap dan sunyi senyap. Dhea semakin histeris sekarang. Masih? Tubuhku kaku karena tegang, waktu aku buka jendela belakang rumahnya pakai linggis. Aku tidak begitu suka lihat tatap mata Dhea, aku jadi berpikir untuk bikin dia tengkurap lagi begitu penisku sudah masuk ke vaginanya.Aku menempatkan tubuhku, aku harus memnyuruhnya beberapa kali untuk membuka kakinya lebih lebar, seperti dokter gigi, “Ayo lebih lebar sayang, lho kok segitu, lebih lebar lagi, bagus anak manis..”, Aku ingin tahu dia masih perawan atau tidak. Aku hampir tidak ingat apa aja yang aku kerjakan sama Dhea. Nafasku juga terputus- putus, dan bergidik sedikit ketika aku mengejang lagi dan menyemprotkan sisa spermaku ke rahim Dhea. Aku terus meraba vaginanya, sampai aku tidak tahan lagi, dan langsung kutarik celana dalam Dhea sampai lepas. “Brengsek, tidur ke lantai.”
Aku tarik kepalanya sampai menempel ke lantai.




















