Jumlahnya sekitar sepuluh juta rupiah. Bokep terbaru Kalau tidak pasti aku sudah muntah mendengar kata-katanya itu. Sehingga secara tidak langsung akulah yang menjadi taruhan di meja judi. “Rupanya dia menyukaimu, dia minta izinku agar kamu bisa menemani dia semalam saja”, ucap Mas Anggi dengan pelan dan tertahan. Aku mulai bertanya-tanya, sejak kapan suamiku mulai gemar minum-minum arak. Tetapi belakangan ini dia selalu pulang terlambat. Selama ini aku tidak pernah melihatnya seperti ini. Aku tetap sabar menjalankan tugasku sebagai ibu rumah tangga sebaik-baiknya. Sehingga secara tidak langsung akulah yang menjadi taruhan di meja judi. Kemudian aku membantu Mas Anggi untuk melapaskan seluruh pakaian yang dikenakannya, sampai akhirnya aku bisa melihat penis Mas Anggi yang sudah mulai agak menegang, tetapi belum sempurna tegangnya.Dengan penuh kasih sayang kuraih batang kenikmatan Mas Anggi, kumain-mainkan sebentar dengan kedua belah tanganku, kemudian aku mulai mengulum batang penis suamiku dengan lembutnya. Aku hanya terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Bahkan sampai larut malam. Aku mulai merasakan denyut-denyut kenikmatan mulai bergerak dari puting payudaraku dan mulai menjalar keseluruh bagian tubuhku lainnya, terutama ke vaginaku. Dia hanya menjawab “Aku mencari penghasilan tambahan Ric”, jawabnya singkat.Mas Anggi makin sering pulang




















