umm.. Bokep india Kutaruh kembali botol Vicks 44 itu ke dalam saku jaketku, dan memacu gas mobil menuju ke rumah Nia.—————————————————Kugerayangi buah dadanya, menciumi puting susu-nya, melumat bibirnya, meraba selangkangannya, “Ahh.. Kuhisap putingnya, menyaksikan pori-porinya yang membuka saat kujilati kulit dadanya. umm.. mmhh.. ah.. “Ray.. Selalu saja anak ini tahu maksudku. “Eh.. ah.. Waktu itu aku sedang menikmati membaca buku komik Jepang Elex Media terjemahan bahasa Indonesia (entah apa judulnya, soalnya aku tak ingin repot mengingatnya). Membayangkan memiliki seorang kekasih yang tak dapat kulepas lagi? “Kamu ada masalah apalagi dengan Enni?”
“Biasa, sifat kekanak-kanakannya belum mau hilang.”
“Ya sudahlah, tadi dia nangis telpon aku..”
“Lalu? Nia menarik punggungnya ke belakang, meletakkan tangan kanannya di atas sandaran kepala bangku depan, dan menggoyang-goyang pinggulnya yang menduduki batang kemaluanku. “Kamu baik..” kataku lirih nyaris tak terdengar. aku juga minta maaf..” Akhirnya siasat ini memang tak pernah gagal.Nia diam saja saat aku membalikkan tubuhku dan mengecup bibirnya. “Tentu.. Kulihat pandangan matanya yang sayu, melihat anggukan kecilnya. “Ya, begitulah namanya orang pacaran, kan nggak harus senang terus..” kudengar bisikannya. “Terus..” tanyaku. Gila apa ya? Kuakui aku masih buta melakukan hubungan seksual, kalau peting sih sering.




















