“Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit. Bokep indo Aku senang sekali, karena Erik telah mempersiapkan sebuah pesta ulang tahun untukku di sebuah hotel bintang 5. Wanita itu mengerang dengan keras. Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak. “Aku..aku..sayang Erik”
“Erik adalah milikku..hanya milikku seorang”
Pikiranku berputar-putar memikirkan hal itu. Kenapa? Kemudian berteriak,
“Kenapa??!! Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Erik terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. “Ya Erik..aku adalah milikmu. Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. Erik melanjutkan ciumannya ke leher dan menggigitnya sedikit, remasan tangannya di payudaraku makin kuat. Saat itu, aku benar-benar sendirian. Itu namaku. Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya. Tapi, dia juga bersikap disiplin. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Kenapa??!!”
Dia melihatku dengan pandangan marah. Itu namaku. Tak lama, Erik sudah habis melucuti pakaian wanita itu. “Aaahh..!!”
Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian?




















