Ha? Hari itu juga jantungku berdebar. Bokep china Itulah mungkin yang mengakibatkan aku tidak pernah mendekati seorang cewekpun di SMA. Ia benar-benar cantik.“Bagaimana wan?”, tanyanya.“Cantik mbak, Superb!!”, kataku sambil mengacungkan jempol.Ia tiba-tiba berlari dan memelukku. Kami kelelahan dan tertidur di atas sofa, Aku memeluk mbak Dewi.Siang hari aku terbangun oleh suara HP. Vaginanya basah sekali. Entah kenapa lagi-lagi dadaku berdebar kencang. Perlu sedikit waktu untuk ia bisa bangkit. Dan memberikan sebuah kotak hadiah.“Apa ini?”, tanyanya.“Kado, mbak Dewikan ulang tahun hari ini”,Ia tertawa. Namun setiap kali aku bilang ke mbak Dewi bahwa perasaanku serius.Hari-hari berlalu. Wah, mimpi yang indah.Paginya, mbak Dewi selesai menyiapkan sarapan. Lumayan banyak belanjaan kami. Sampai kini pun ia masih seperti dulu, tidak berubah, tetap cantik. Mbak Dewi sedang nonton televisi. Kudorong maju mundur, posisi normal ini membuatku makin keenakan. Aku benar-benar jatuh cinta padanya. Kalau sekarang aku menemukan cinta tapi sulit mengatakannya”“Masa’?”“Iya mbak, orangnya cantik, tapi sudah janda”, aku mencoba memancing.“Siapa?”“Mbak Dewi”.Ia ketawa, “Ada-ada saja kamu ini”.“Aku serius mbak, nggak bohong, pernah mbak tahu aku bohong?”,Ia diam.“Semenjak aku bertemu mbak Dewi, jantungku berdetak kencang. Itulah mungkin yang mengakibatkan aku tidak pernah mendekati seorang cewekpun di SMA.




















