“Ga. Hijab bokep Kursi Vina dimundurkan agar beri ruang cukup untuk manuver barunya. “BUSETT. Evan tidak sadar bahwa setelah hampir 10 menit mengocok Vina dari belakang, Vina sudah dua kali keluar lagi. Harus gue puas-puasin ngenyotinnya ni malem”. SLEPP..SLEPP..SLEPP..PLAK..PLAK…suara kontol yang keluar masuk memek dan benturan pantat Vina dengan pangkal kontol Evan terdengar di sela-sela lenguhan Vina & Evan. Baru kali ini gue ngrasain. Kedua tangan Vina meremas jok kuat-kuat, dan keluar lenguhan tertahan Vina “Hmmmffhhhhhhh.”. Kalo gitu gue entot diluar aja lo. Biar dia ga konsen, n kasi gw nilai bagus hehe”.“Gila lo, gue biarin bentar lagi, lo udh dient*tin sama tu abang-abang di halte haha” balas Evan.“Sial, enak aja lo ngomong Van” maki Vina.Sambil melirik ke Vina, Evan berucap “Vin, bayaran tumpangan ini, bayar sekarang aja ya”. Tunggu gue napa” damprat Evan tapi tetapi malah mempercepat genjotannya. “Kampret lo Van” maki Vina perlahan. Tapi ketika Vina meminta panty-nya, Evan berkata “Ini buat gue aja. Apa lo gue turunin disini” kata Evan. Puting lo aja udh mulai ngaceng tuh. Tapi kemudian dia heran, kok si Vina masih tengkurapan aja di kap mobil. “Hehe buset toked lo Vin, gede banget.




















