“Lo bawa mobil?” Ia menatapku cemas. Bokep india Ataukah memang Love is Blind.Singkat cerita kami berempat dengan teman-temanku ke Zanzibar. Tampaknya ia baru selesai mandi. “Hanya sedikit over drive.”
“Elo sendirian?”
Kujawab dengan anggukan lemah. Sudah capek aku menasehatimu, tapi kelakuannmu tidak juga berubah.”
“Okay Fel, Thanks and sorry for every trouble you got,” kataku sambil bediri, bersiap untuk pulang.Ketika melewatinya ia menangkap tanganku. Serong kiri kanan, cari di luaran. Tempat ini sejarah bagiku. Sudah capek aku menasehatimu, tapi kelakuannmu tidak juga berubah.”
“Okay Fel, Thanks and sorry for every trouble you got,” kataku sambil bediri, bersiap untuk pulang.Ketika melewatinya ia menangkap tanganku. Yang ada di otakku adalah bagaimana caranya membujuk Felly untuk mau menemaniku di tempat tidur nanti malam. Hanya bosan. Tampaknya ia baru selesai mandi. Kubuka kaca jendela. Setengah jam kemudian aku telah lupa bahwa aku sudah tidak ingin lagi bertemu dengan Felly. Segera kutinggalkan teman-temanku dan menuju rumahnya.Jam 23.00. Kami mengobrol panjang lebar hingga tengah malam.




















