Sedang Ibu mertuaku, tiduran dekat dengan burungku.“Kenapa jadi begini, Bu..?” tanyaku. Bokep hijab indo candaku.Dia langsung peluk aku dan cium pipi kananku sambil berbisik dia katakan “Mau Ibu mandiin nggak!”.“Eh, Ibu. Si Ibu bercerita tentang teman-temannya sedangkan aku bercerita tentang pekerjaan dan lingkungan kantorku.Ibu mertuaku terus menyabuni aku dengan lembut, sepertinya dia lakukan benar-benar ingin membuatku mandi kali ini bersih. Dan tak lama kemudian badannya menegang kencang dan jatuh ke pelukkanku. Selesai mandi aku membuat kopi dan langsung duduk di depan TV nonton acara yang lumayan untuk ditonton.Gak lama Ibu mertuaku nyusul ikutan nonton sambil ngobrol denganku.“Bagaimana kerjaanmu, baik-baik saja” tanya Ibu mertuaku. Dia menoleh tersenyum sambil telunjuknya mencoel ujung hidungku. Kupeluk dia erat-erat sambil mengatakan “Waduh.. Ibu mertuaku hanya mengeluarkan desahan-desahan dengan matanya yang merem melek. mana tikusnya..!”. soalnya Ibu dengar suara tikusnya ada dua” tegas Ibu mertuaku. Aku merasa seperti disayang, dicintai dengan Ibu mertuaku.“Ah, Bu.. Aku balas pelukannya dan kucium dahinya. Payudaranya kupegang, kuremas pelan dan lembut, kucium putingnya dan kudengar desahan nafasnya.Kunikmati dengan pelan seluruh bentuk tubuhnya dengan mencium dan membelai setiap inchi bagian tubuhnya.




















