Baru teringat, ternyata sejak siang tadi, belum ada sedikitpun asupan makanan yang menghampiri sistem pencernaanku.Mata langsung menelisik ke kiri dan kanan jalan, mencari sekiranya masih ada warung atau rumah makan yang masih buka.Tak berapa lama, tak jauh di depan kudapati sebuah warung makan yang masih terang benderang. Bokep indo Ah…gak terima rasanya aku melihat pemandangan tersebut.“What a lucky bastard you Old man,” gugat batinku sambil tertawa dalam hatiEh.. Seorang bapak tua berusia sekitar lima puluh tahunan menyapaku ramah.“Selamat datang pak, silahkan silahkan.”Aku tersenyum dan mengangguk takjim menanggapi sapaan bapak tua itu. Tangkapan ikan atau udang yang berlimpah tentu menjadi harapan setiap nelayan yang melaut.Mengemudi seorang diri tanpa kawan yang menemani selain menimbulkan sepi, rasa kantuk pun kerap menghampiri. Wajahnya ternyata cukup menarik, kulitnya putih dan hidungnya lumayan bangir. Diimbangi cukuran rambut cepak, banyak yang mengira aku seorang angkatan. Dari segi tampang, banyak yang bilang aku mirip Donny Damara artis film dan sinetron yang terkenal di era tahun 90 an.




















