Tapi pak Jun mengatakan belum pernah ada yang secantik diriku, dan selama ini tidak ada yang rela pasrah dibunuh. Tapi pak Jun mengatakan kalau dia tidak akan mengeksekusiku hari ini.Di sana tampak seorang gadis yang berbeda dari yang ku lihat waktu itu. Bokep india Gila sih ini, parah banget akunya! “Cantik banget kamu… putih mulus…” ucapnya sambil membelai tubuhku. Aku hanya diam.“Kamu harus tahu, ayo ikut saya ke belakang” ajak pak Jun menarik tanganku dan membawaku ke belakang.Kami kemudian sampai di depan pintu suatu ruangan. “TOLONG…!! Akupun kini selalu telanjang bulat. Namun hanya ada tempat tidur, meja, dan sebuah tv layar datar di atas meja tersebut. Oh Tuhan, apa sih yang aku pikirkan!?****Malamnya aku terbangun, aku diajak pak Jun kembali ke ruangan penjagalan. Aku menikmati, bahkan sampai orgasme berkali-kali. Apa yang baru saja ku lakukan! Ugh…Mita horni Pak…. Tapi bebaskan saya dari sini… Saya gak akan lapor siapa-siapa… Tolong pak… bebaskan saya”“Hehehe… Saya gak butuh uang kamu… Sekarang mandi” suruhnya lagi.Aku hanya bisa pasrah. Bagaimana tubuh telanjangku yang selalu ku rawat, yang dikagumi banyak pria ini, akan berakhir menjadi makan malam mereka.“Ayo Mita, kita ke ruang eksekusi lagi…” ajak Pak




















