Ia mengerang dan mendesah dan membiarku aku mengeksplorasi dada dan lehernya dengan bibir dan lidahku.Kukulum lembut puting merah jambu itu dan kurema-remas dengan ritme yang embut pula. Bokep rusia Buat aku melayang, Andi!”“Kau akan dapatkan yang kau mau, Yena” kataku tersengal.Kuberi Yena jilatan-jilatan rakus di puting dan seputaran susunya. Belahan dada yang indah itupun tidak tersembunyikan. Kami pergi ke hotel di Malang, Jogja, Madiun, Jakarta bahkan Singapura. Di kantor, para karyawan demikian segan dan hormat padanya, dan tak pernah ada yang bicara buruk tentang perempuan luar biasa ini.Di mobil, ketika tak sedang menelepon, Bu Yena tak banyak bicara. Ambil saja! Kalau biasanya ia duduk tepat di belakangku, kali ini ia lebih sering bergeser ke kiri. “Kalau begitu, balikkan badan dan tutup pintu itu,” katanya kemudian. Bunyinya, : Sopir cabang Bali sakit. “Ohhhh! Bu Yena majikan ku langsung memimpin rapat para karyawan. Kami berada di Bali seminggu penuh. Aku melihatnya dari kaca spion. Dan jangan bicara lagi!” itulah kalimat terakhir bu Yena. Bu Yena berjalan menghampiriku. Kupompa dengan penuh kelembutan dengan gerakan yang kusesuaikan dengan debar nafas Yena.




















