Bagaikan disambar petir yang begitu dahsyat mendengar perkataannya. Aku memutar kepalaku dan mencium Kak Andre sambil Kak Andre meremas bukitku. Hijab bokep Kak Andre yang selama ini kulihat begitu cuek dan seolah tak peduli dengan keadaan sekitarnya bisa begitu lembut. Aku sadar, kutahan tangan Kak Andre yang mendorongku.“Jangan Kak nanti ada yang lihat..” kataku. Ternyata Kak Andre memainkan lidahnya. Diusap, diremasnya dengan mesra kemudian dia mencium leherku. Sementara kemaluannya masih terjepit di dalam kemaluanku, begitu luar biasa sensasi yang kurasakan.Lalu Kak Andre bergoyang dengan cepat. Kemudian dia melepaskan celana panjangnya sehingga sekarang hanya memakai celana dalam saja.Kak Andre kembali mengisap kedua bukitku. Kebetulan aku menjadi ketua regu, dan setiap kali usai latihan aku harus melaporkan atau pun membantu kakak pembina untuk membereskan segala sesuatunya. Aku pun berlari hendak menuju ke tenda. “Uhh Kak.. Lalu Kak Andre memutar badan, dia mencium bibirku dengan ganas. Begitu dekat wajah kami. Aku mendesah, ciumannya turun ke dadaku, dikulumnya dan dihisap, “Uhhmm.. Mata kami saling menatap begitu dalamnya, sementara hujan deras tetap membasahi kami berdua.




















