Saat itu aku sedang duduk di sofa ruang tengah.“Tidak om!” sahutku dengan agak gugup.“Om punya tawaran bagus untuk kamu, barangkali saja kamu berminat!”Om James mengeluarkan sebuah map dari dalam kopernya. Aku hanya memejamkan mata sambil terus berusaha mengimbangi permainannya.Perlahan-lahan, tubuh om James mulai naik ke atas sofa, ku rasakan ia sudah menindihku saat itu. Link bokep Maunya om tawarin sama keponakan om yang di Kemang, tapi begitu om lihat Dik Andy, Om langsung berubah pikiran. Tangannya pun dilingkarkannya di perutku dengan erat seolah sedang menemani istrinya tidur.Begitulah sebagian dari awal perjalanan hidupku sebagai seorang model, kalau kini aku sudah banyak dikenal orang dan sudah bisa membeli rumah dan mobil pribadi, aku tetap tak akan melupakan om James dan segala jasanya untuk perkembangan karierku. Aku minta maaf untuk kekhilafanku waktu itu dan aku juga ingin berterima kasih yang sebanyak-banyaknya untuk anda, Om James.*****Kisah ini kupersembahkan secara khusus untuk penpal-ku DK di Jakarta, thanks for your pic and your inspirations, dan yang terpenting kepercayaanmu!




















