Gendhuk diam saja, Untuk beberapa saat dia memandangi mukaku yang hancurseperti si Komar 4 sekawan itu. Kuusap pipinyadengan beribu kata di hati. Bokep jepang Pandangannya agak meredup, lalu dia memelukku,satu kecupan mendarat di bibir tebalku, sesaat kemudian kulihat Gendhuktersenyum penuh arti dan matanya seolah ingin mengatakan sesuatu. Kurasakantangannya mulai naik merangkul leherku, semakin lama makin erat pegangannya.Kuturunkan bibirku ke arah leher jenjangnya, kuciumi dengan nafsu yangsedikit kupendam sehingga tak meluap begitu saja.Tiba-tiba kepalanya terdongak, dan kali itulah aku melihat seorang wanitamenggelinjang.. Hari itu hari libur sekolah. Terasa ada gemuruh, entah di dalam dada, entah diluar sana geledek yang lewat.Seiring dengan beriramanya hujan yang makin menderas, secara refleks kepalakami saling menyongsong, bibir kami saling berpagut.., lama dan mesra. Kucari dua gundukan itu, lalu kuremas-remas setelahkudapatkan.Motor kami masih berjalan pelan menyusuri jalan Borobudur – Magelang.Kendaraan lain hanya terkadang lewat, suasana alam cukup mendukung keberadaankami untuk berduaan saja.Setelah beberapa menit, langit semakin menghitam, sementara Enno mulaimenggeliat sembari mendesis-desis kecil.




















