“Jadi gue cewek sendiri nih?” tanyaku keheranan. Ketika aku sedang menyisir rambutku yang acak acakan, pintu kamar mandi terbuka dengan tiba tiba dan aku lihat Donny menyeruak masuk. Bokep jilbab Rei pun memasukan senjatanya kembali ke celananya dan aku hanya mengusap bibirku dengan tissue. Ketika mereka semua sudah selesai mengentotku, mereka menaruhku di sofa dengan kepala di bawah. Aku pun cuma melenguh tertahan. Aku yang mulai merasa canggung, mulai meminum birku sampai habis. Mereka juga udah tau kalo loe suka nge seks, apalagi gue udah kasih tau mereka kalo loe suka di gangbang. Tak lama kemudian, mereka memulai ronde yang kedua. Akupun mulai merapikan rambut dan pakaianku. Sejak saat itu, aku selalu mencari cowok yang bisa aku ajak nge-seks. Setelah dua menit kesakitan, aku pun mulai merasa nikmatnya anal seks. “Bukannya loe suka kayak gituan, apalagi barang mereka gede gede lagi. Aku kira itu tangan milik si Rei, jadi aku hanya diam dan meneruskan kerjaanku.“Hmm, boleh juga pantat loe”
Ketika aku mendegar bahwa itu bukan suara Rei aku pun kaget dan segera menepis tangan itu.




















