Semburat rona merah akibat rasa malu yang melandaku tak bisa kutahan. Bokep china Tapi kebanyakan sih Aa selalu menggodaku. “Ya lah Val, kantor Aa kan jauh dari sini, lagian Aa kan musti beres-beres dulu mau ketemu bidadari cantik kayak kamu..” Aa mulai merayu. sakit A..” jeritku keras. Aku mengangguk, ya aku menangis.. Aku mengangguk, ya aku menangis.. “Masa dengan suara Aa kamu lupa Val..?” sahutnya kalem diiringi sebuah derai tawa. Aku tersenyum. “Emang sih, cuma Valen takut..?”
“Loh kok takut Val, Aa nggak gigit kok?!”
“Yah Aa nggak gigit cuma Aa ngesun aja dikit.”
Kami tertawa bersama-sama. Semburat rona merah akibat rasa malu yang melandaku tak bisa kutahan. Dilepaskannya pelukanku, jemarinya menghapus air mataku.“Valen menangis?” tanyanya retoris. Ternyata keindahan yang kurasakan tidaklah dapat diukir dengan kata-kata.Setelah kejadian itu, Aku pulang ke kotaku dan pada bulan berikutnya Aa melamarku. Beberapa saat kami saling meneliti lekuk tubuh masing-masing.“Kamu terlihat begitu cantik Val, tidak sama seperti yang di photo yang kamu kirimkan!” Aa menggodaku perlahan. Air mataku masih mengalir, menitik membasahi kemeja Aa. Aa mengatakan kalau dia sangat merindukanku, betapa sepi hari-harinya tanpa aku di sisinya. Aku tersenyum. pintanya lembut. Aku tersenyum.




















