Aku buka lebar-lebar daun pintu, secara refleks Mira melihat ke bagian bawah aku yg masih telanjang bulat.“Gila bentuk k0ntol kamu ko kayak si Rocco yg di film itu sih..?”Hah..! “Bentar ya Mas.., tahan dulu..!”Aku sekuat tenaga menahan dgn menarik napas dalam-dalam. Bokep jepang Hampir seminggu sekali aku berada di jakarta, karena aku di utus dari kantor mengurusi proyek yg ada di jakarta. Aku mengusap dgn teknik memutar ibu jari dan jari tengah, sementara jari manis aku menggaruk lembut bagian pinggir labia mayoranya. Ternyata Mira punya keahlian juga dalam teknik ‘empot ayam’.“Mir, aku mo keluar nih..!” kata aku. “Engga pa-pa kok, soalnya rambut kamu wangi banget, jadi aku betah.” kata aku sambil tersenyum.Dia langsung mengulurkan tangan dan memperkenalkan diri,“Oh ya, kita belum kenalan, nama aku Mira.”“Aku Erik.” kata aku sambil membalas jabat tangannya, terasa lembut sekali.Kami jadi ngobrol kemana-mana, dari ceritanya aku tahu dia salah seorang manajer marketing di perusahaan penyedia jasa internet di Jakarta. Jantung aku berdegup lebih keras dari biasanya, terus terang aku belum pernah melihat wanita secara nyata dalam keadaan setengah telanjang.Secara refleks aku mengelus belahan pantatnya yg ditutupi genre hijau muda dgn tangan kanan aku.




















