Aku yakin Nakim sudah betah dgn apa yg diintipnya.Dorongan kecil membuat tubuhku kembali tersandar di tumpukan bantal dibelakangku.Istriku melumat bibirku dgn nafsu. Sambil memberi selimut, kukedipkan mata kepada istriku sambil beranjak keluar.aku ke kamar mandi duluan ya,ma,suaraku agak lantang mengiringi langkahku menuju pintu kamar.Diluar kamar,ternyata Nakim sudah berdiri didepan pintu kamar mandi menungguku.gimana,kim?,tanyaku berbisik.Nakim tak mau bersuara krn takut terdengar, dia hanya mengangkat jempolnya sambil menunjukkan wajah salut.Aku mengerti dan pasang senyum,ya udah, tidur gih, besok aja bahasnya,ucapku masih berbisik. Bokep indo Rasa nikmat menjalari tubuhnya kian dalam, tangannya pun meraih kepala Nakim yg sedang terbenam didadanya. Istriku lagi2 tersentak menerima rangsangan yg dilancarkan Nakim di vaginanya.Rasa nafsu mulai menguasaiku, kukeluarkan penisku dari celana yg cepat diraih oleh istriku diiringi desahnya yg kian rapat.Perlahan mulai kuatur lagi posisi dudukku, mendekatkan penisku ke wajah istriku. Akupun menghampiri meja rias di kamar utk mencari botol obat tetes mata yg terakhir kulihat sudah hampir habis.Dengan cepat kubawa botol kecil itu ke dapur, segera kucuci bersih dan kuganti isinya dgn air putih biasa.Selesai itu, dgn langkah cepat, kuhampiri Nakim yg sekarang sedang mengepel lantai teras depan.Kim, bentar deh,panggilku dgn nada santai.Nakim pun menghampiri.habis ini




















