aku suka sama kamu..” katanya pelan tapi pasti.Seperti disambar petir mendengar kata-katanya, dan secara reflek aku menengok ke kiri melihat dia, tampaknya dia serius dengan apa yang barusan ia katakan. Setiap gerakan nyaris dalam beberapa detik, teramat perlahan. Bokep indo Ujung lidahnya naik lebih ke atas lagi. Aku tak mampu lagi melihat ke bawah. Konsentrasiku buyar, sepertinya aku benar-benar sudah terangsang dengan perlakuan ella, dan beberapa kendaraan yang melaluiku melihat ke arahku menembus kaca filmku yang hanya 50%. Lama sekali aku memegang tangannya dengan sesekali meremasnya dan ia diam saja.Singkat cerita, aku mengantarkan dia pulang ke kostnya, di tengah jalan ella memohon kepadaku untuk tidak langsung pulang tapi putar-putar dulu. Cerita ini berawal dari ajakan seorang temanku untuk potong rambut di sebuah salon yang letaknya di sekitar Universitas **** (edited) Jakarta pada awal bulan Februari lalu. Sedikit demi sedikit wajahnya bergerak. Di balik baju ketatnya, aku meremas-remas payudaranya yang masih terbungkus BH. ella tetap menjilati kemaluanku dengan lidahnya. gue potong dulu yach..” jawabnya sambil berlalu.Ngobrol punya ngobrol, akhirnya kami dekat, dan belakangan aku tahu ella namanya, 22 tahun, dia kost di daerah situ juga, dia orang Manado, dia enam bersaudara




















