”lebih sore nggak bisa ?” jawabnya lagi dengan nada memaksa
“terlalu mepet waktunya, ntar dibilang nggak bisa on time”
”lagi ada orderan yaaaa, dari siapa sih” tanyanya penasaran
”ada deeeeh, di mana nanti ?”
”Sheraton, ntar telpon aku kalo udah selesai, bikin lebih cepat ya, orderan gede nih”
”ya bossss” jawabku mengakhiri pembicaraanUsai melayani tamuku di Hotel Sahid (tidak perlu diceritakan bagaimana jalannya permainan karena biasa biasa saja, tidak ada yang istimewa), aku langsung meluncur ke Hotel Sheraton, hanya perlu 10 menit untuk mencapai tujuan.Setelah kuberikan mobil pada Valet Parking aku masuk ke lobby menuju Bongo’s, tidak banyak tamu yang ada disitu, maklum masih terlalu sore untuk tempat macam Bongo’s. Bokep mom ”ya, aku dan istriku” jawabnya sambil mengepulkan asapnya tinggi tinggi. “minta Toni milihin, dia pintar tuh memadukan pakaian” katanya kemudian terdengar pintu ditutup kembali, disusul bunyi air shower.Tanpa membuang waktu lagi, Pak Toni kembali memeluk dan memasukkan tangannya ke dadaku, ditariknya lepas tali pengikat piyama dan dibaliknya tubuhku hingga kami berhadapan. Aku lebih nyaman kalau bercinta dalam keadaan telanjang tapi dia tak mengijinkanku melepas pakaian.Dengan pakaian berantakan, akupun mengimbangi permainannya, kami berdua bergerak liar seakan berkejaran dengan setan birahi.




















