Felix makin merintih keenakan dibuatnya, tanpa disadarinya pinggulnya juga bergerak maju-mundur di mulutku.Tak lama kemudian muncratlah cairan kental itu di dalam mulutku yang langsung kusedot hingga tuntas. Kulirikan mataku ke atas melihatnya merintih sambil mendongak ke atas, tangannya mengucek-ucek rambutku.Sisa mani yang belepotan di batangnya kujilati hingga bersih, lalu aku merebahkan diriku di ranjang dan menarik tangannya agar berbaring menindihku, gambar itu kubiarkan jatuh ke lantai, daripada kusut di ranjang tergencet tubuh kami nanti.“Wah.. Video bokep indo Kaget tau!” tersentak kaget dengan gerakan agresifku.Aku tertawa cekikikan karena reaksinya, dasar amatiran, lucu banget ML sama yang model ginian. Geli Ci.. Lu serius nih, berani kaya gini?” seakan tidak percaya apa yang dilihat di hadapannya.Aku tertawa tertahan melihat reaksi amatirannya itu sambil terus melucuti satu demi satu pakaianku. Ahh.. Yang keras pencetnya!” desahku makin gila bersamaan dengan birahiku yang makin tinggiHentakan badanku makin keras sampai kepala penis itu terkadang menyodok-nyodok rahimku. Aku makin gencar memaju-mundurkan kepalaku mengemut benda itu. Lix, kita coba keluar barengan ya, lu udah mau kan” desahku sambil mempererat pelukan ketika kurasakan perasan itu sudah mendekat.“Iyah Ci, gua juga udah mau!” jawabnya terengah-engah sambil mempercepat genjotannya.Kembali aku mengalami klimaks bersamanya




















