Kami akan segera merayakan ulang tahun pernikahan kami yang ke duapuluh.“Kamu tahu sudah berapa lama ini terjadi?” tanyaku begitu video tersebut berakhir. Bokep terbaru Sejenak kemudian Erina mengisyaratkan padaku untuk mendekat.Dicengkeramnya batang penisku dan menempatkan kepala penisku tepat di lubang anus Vita. Hampir disepanjang acara makan kami diwarnai keheningan. Kupegang kedua bahunya dengan tanganku untuk meredakannya.“Bukankah Bob sedang diluar kota sekarang ini?”“Ya,” jawabnya, tapi segera menambahkan dengan nada marah sebelum aku mampu melanjutkan,“Mungkin sekarang ini dia sedang meniduri wanit lain lagi!”“Aku rasa tidak,” jawabku sambil menggelengkan kepala.“Apa?”“Dengar, aku cukup mengenal Bob dengan baik dan dia bukan tipe lelaki yang suka main perempuan,” kataku, meskipun sadar betapa menggelikannya penjelasanku ini.“Kamu pasti bercanda,” tukas Erina. Dia terlihat jelas terkejut.“Ya. Saat ini, aku tidak tahu apakah akan meninggalkan Bob dan tak akan bicara dengan Vita lagi ataukah aku mestinya berterima kasih pada mereka. Aku mengangkat bahu.“Apa ini tidak membuat abang marah?” tanyanya gusar.“Tentu saja ini membuatku marah, tapi aku tetap tak bisa merubah apa yang sudah terlanjur terjadi.”Kenyataannya adalah aku lebih merasa sakit karena dikhianati dari pada kelakuan mereka.“Astaga, aku benar-benar heran dengan abang?




















