Yah.. Bokep mom Apa diginiin?” ucap Denny yang kemudian menurunkan badannya mendekati ku sehingga kedua kakiku jatuh tak lagi di pundaknya.Denny yang kini berada di atasku lalu meremas dan memainkan puting payudaraku dan seketika aku merasakan sebuah hisapan kembali terjadi di putingku..“Sshh ahh mhh ahhh.” desahku kali ini tak tertahankan..“Oohh di kenyot dulu nih baru mau ngedesah.” ucap Denny yang nampak menemukan kelemahanku..“dahh.. sayang..” ucapku yang memang sering bercanda ketus pada adik kampus sekalian bawahanku ini yang sekarang sudah menjadi teman akrabku di kantor 6 bulan belakangan.“Yee teteh sirik amat.. Bu, emang aku ibumu, udah ngomongnya? “ bunyi suara-suara aneh yang terdengar jelas.Ada sekitar 2 menit aku berada di depan pintu itu terpana dan terhipnotis disana, hingga akhirnya sebuah tangan dan tubuh merangkulku dari belakang dimana tangannya mengancing kedua tanganku yang sedang menekuk hingga aku tak bisa bergerak, tangan kanannya kemudian menutup mulutku berserta dua telapak tanganku yang memang sudah berada disana sejak tadi..“Ssttt.. Sampai saat dimana wajah Denny akan turun dan menikmati buah kembarku, bom waktuku akhirnya meledak.“Denny… Jangaaann.. Dengan mata dan kepalaku sendiri aku melihat Ivana tengah berdiri menyandarkan tubuhnya pada lemari besi di belakangnya, wajahnya seperti meringis




















