Saya tidak pernah menyangka akan berdebat dengan Ambo, Diiringi tangisan yang datang dari langit yang menurunkan air serupa jarum-jarum sehingga genting rumah seolah ditusuk-tusuk. Setelah sejak lama hingga usia saya mencapai dua puluh empat tahun, rumah kami selalu diramaikan dengan suara bernada rendah, kalau pun bernada tinggi hanya saat Ambo berteriak karena tulang betisnya bergeser sebab terjatuh dari pohon kelapa atau Indo yang berteriak ketika melihat kecoa membuntutinya di kamar mandi, lalu hari ini tiba-tiba saja rumah sudah berubah menjadi medan peperangan.Perdebatan saya dengan Ambo dimulai sepulang Ambo dari rumah Sanro, ketua adat yang rambutnya beruban dan matanya mulai rabun dengan ingatan yang tak lagi jernih, kemudian membisiki Indo kalau Sirawu Sulo akan dilaksanakan tahun ini. Bokep india Itu sesajen untuk ritual Mabbule Manu. Bukannya tahun depan baru dilaksanakan?”“Kurang ajar. “Ini sudah perintah adat. Jalan yang batu dan tanah semakin basah.***Indo tampak sibuk menyiapkan nasi ketan dan telur. Kaukira Ambo berbohong?” Suara Ambo meninggi, kemudian tampaklah hujan turun seperti jarum-jarum dari balik jendela yang selalu terbuka. Tampak Pak Bupati duduk di dekat jalan masuk menuju lapangan demi menyambut Sanro nantinya.Tiba-tiba saya mendapat panggilan telepon dari sepupu.




















