Ibuku Minta Tambah Lagi

Pintu terbuka, hanya Candra sendiri saja di dalam sana, ia sudah siap dengan hanya mengenakan sehelai handuk, tubuh kurusnya yang masih basah menunjukkan sepertinya ia baru selesai mandi.“Kiki cantik banget malam ini…”, katanya. Bokep jilbab Sungguh gawat jika Chandra menyebarkan video itu. Mungkin dia telah meminum obat kuat sebelum memaksaku ke sini.Pikiranku sedikit berkunang-kunang. “Aaaargggggghhhh….”, rintihku kesakitan. “Boleh ga saya kirim?”, tanya Chandra.“Hapus ga lu?!”, perintahku. “Ya sudah…”, balas Candra lalu membuka kunci pintunya kembali, “Silahkan kembali ke kamarmu…”, dengan nada sedikit mengancam membuatku ketakutan.Sial, aku tidak bisa berbuat apa-apa, hatiku bergejolak kuat, ingin rasanya aku menangis. ‘Sini donk’, isi sms itu. Aku putuskan untuk beristirahat, ketika Mas Wahyu pulang, entah apa harus aku menceritakannya atau merahasiakannya. Mungkin hanya terlelap sekitar tiga puluh menit, aku terkaget karena Candra masih belum selesai menyetbuhiku, dan saking kagetnya ada sosok seorang pria yang berdiri di samping sambil menonton.“Apa-apaan ini?”, tanyaku ke Candra. Sambil menepuk pundak Candra, Dwi pun berkata, “Lain kali bro, gue capek hari ini, tadi kerjaan banyak…”, lalu ia keluar dari kamar kost.Syukurlah, aku sudah tidak kuat sekarang, hanya bisa menunggu Candra menyelesaikan kemauannya.

Ibuku Minta Tambah Lagi