“Kamu sekarang jarang main ke rumah, lagi sibuk ya?”. Dibelakang kemudi Om Ridwan melirik ke arah Cinta yang terlihat sibuk mengutak-atik ‘mainan’ barunya. Video bokep barat Jauh sekali dari kesan laki-laki mata keranjang yang suka mencicipi gadis-gadis muda. “Iya dengan siapa saya bicara?”. Ia kembali membuka kedua pahanya saat memperbaiki posisi high heel yang dipakainya. Laki-laki itu duduk di pojokan. “Gak apa-apa”. “Oke Om”.Cinta menutup ponselnya dan memasukkannya ke dalam tas. “AAHH..!!”.Kocokan Rido itu mendadak berhenti ketika terdengar suara nada ponsel. Sebagai salah satu pejabat negara di Kementerian Pendidikan, Om Ridwan memang memiliki banyak kenalan dikalangan pimpinan universitas di Indonesia. Cinta hanya mengangguk. Om Ridwan sendiri bukanlah orang sembarangan dibidang akademisi. “…Om juga pengen bookingkamu”.“Om…!”, ekspresi wajah Cinta bertambah tegang. Sebuah hal yang biasa bagi Cinta, sehingga ia terlihat tidak terlalu terganggu karenanya.Cinta mengalihkannya pandangan dari layar smart phone yang dipegangnya. Khusus untuk ‘aktifitas’ yang satu ini, mungkin tidak satupun dari sahabat Cinta yang akan pernah menyangkanya. “Oke Om”.Cinta menutup ponselnya dan memasukkannya ke dalam tas. Menerima ‘klien’ bermodal besar membuat Cinta menjadi banyak memiliki kenalan kelas atas. Sejenak Cinta berpikir. Sebagai gadis biasa, dalam hati Cinta berharap Rido adalah pangeran




















