Penny’ku sepanjang perjalanan di Taxi itu.” Aku lemas sayang ?!” bisikku mesra
” Biarin !” Bisiknya mesra sekali. ” Lumayan sayang ?!” sahutku setengah berbisik. Bokep rusia Seluruh pakaian bawaan Anisa basah kuyup, aku hanya punya satu jaket parasut di ransel. Kami sama-sama terkulai lemas diatas batu itu. Romantis sekali tempat kami itu. basah semua, tolong pakein aku jeketmu dong ?” pinta Anisa.Aku memakaikan jaket parasut itu ketubuh Anisa. Pengalaman banget dia ? Kami mandi berendam, berpelukan, lalu bersenggama lagi. Seperti biasanya rombongan berangkat menuju ke sasaran melalui jalan setapak. Kami sepakat untuk menjodohkan anak kami kelak, jika Tuhan mengijinkannya. Anisa minta istirahat dan berteduh di sebuah pohon sangat besar. Setelah hujan reda, kami membuka ransel masing-masing. Aku diajaknya ke sebuah Hotel disebuah kota, yah seperti perpisahan. Anisa berencana berhenti menjadi guru, “sakit rasanya” ujarnya kalau terus menjadi guru, karena kehilangan aku. Esoknya kami sudah berangkat dari tempat yang tak akan terlupakan itu. Sekejap saja hari menjadi gelap gulita, dengan tiupan angin kencang yang dingin.




















