Tak lama penis itu pun sudah terasa berkedut-kedut hebat.“Oooh….!!!”, kini giliran Pak Wid yang melenguh panjang.Semburan demi semburan sperma langsung menyemprot ke dalam mulut Lia. Bokep rusia Fuck me… fuck me hard!”.Lia membuka kedua kakinya semakin lebar seolah-olah ingin mempersilakan penis Pak Wid untuk memasuki dirinya. He he”, dengan nakal Lia mempermainkan kancing kemejanya.“Dibuka aja, siapa tau nanti Bapak haus he he he”.“Ih Bapak ini…!”.Lia pun menuruti kemauan Pak Wid. Hhhmm… Entahlah!,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, “Ayo dong buruan di cium…”.Laki-laki paruh baya itu kemudian berjongkok di depan meja dan melepaskan kedua sepatu high heels yang dipakai Lia. Dengan cepat Lia kemudian menelan cairan tersebut sampai habis.“Sini Pak saya bersihkan”.Setelah cairan sperma Pak Wid habis tertelan, Lia mengambil batang penis atasannya tersebut dan kembali mengulum dan menjilatinya. Agaknya laki-laki paruh baya itu merasa pakaiannya itu sedikit mengganggu dalam melakukan penetrasi di awal persetubuhan mereka tadi.“Aaaakkh…!!!”.Lia tidak bisa lagi menahan lenguhan panjang yang keluar dari mulutnya. he he he”.“Pengen nyusu…”, sahut Pak Wid singkat.“Wah ada bayi besar nih minta netek he he he”.Pak Wid tidak berkomentar, hanya ekspresi wajahnya saja yang menunjukkan apa yang kini sedang dirasakannya.“Iya deh saya bukain”.




















