Perkataan Rara seperti menghapus keraguanku entah kemana. “Aku dah tahu kamu emang berantakan dari dulu” jawabnya tersenyum kecil. Hijab bokep Hari ini kan libur, maksud aku sih mau istirahat aja dirumah. Aku cuma menarik nafas, pikirku mungkin aku baik sama dia, tapi kan aku juga cowok biasa, mana ada cowok yang gak pusing ada cewek cantik tidur disebelahnya“Ya terserah kamu aja sih, walau menurutku agak aneh. “Ini gara-gara tunangan gue yan” kata Rara lirih.“Jadi kamu dah tunangan ?” tanyaku. lanjutku.“Jadi mau..” kata rara dengan muka pengen. Dulu aku sering jalan bareng sama dia dan anak-anak dari jakarta. “Bolehlah, dari pada gak ada apa-apa” jawabnya sambil tertawa kecil. “Aduh yan sakit banget” kata Rara memelas. Aku terdiam sejenak. “Oh gitu” jawabku prihatin.“Masalahnya dia udah ngelamar aku yan, tanggal pernikahan juga udah ditentuin, persiapan juga udah dimulai” lanjut Rara dengan tangisnya yang menjadi. “Tenang Ra, paling sakitnya sebentar, nanti juga enak” kataku menenangkan. Tapi setelah kukecup Rara masih menutup mata dan menyorongkan bibirnya ke aku. Setelah makan dan minum, terlihat Rara agak segaran dikit.“Ya udah Ra, kamu tidur aja sekarang, udah jam setengah 2 nih” kataku. Walaupun aku dah ngantuk, tapi susah




















