Aku merasakan sensasi luar biasa, hingga mendesah-desah sendiri, Evan menonton kelakuanku hingga melotot. Bokep jepang Dan mematikan mobilnya, waktu itu sudah hampir pukul 9, aku pun turun dari mobil, dengan pakaian yang lebih rapih. Aku memilin2 kancing nomor 3, aku melihat anak kuliahan itu begeser mendekat, tak ingin ketinggalan pertunjukan rupanya. Namun perlahan tapi pasti Evan malah mendekatiku.Evan mencoba memanggil namaku, nampaknya ingin membangunkan atau hanya ingin mengecek saja. Lalu aku meminta Evan menyalakan CD playernya dengan lagu-lagu hiphop “Ma..wanda ga bisa balik nih, masih latihan cheers” teriakku disela-sela musik yang kencang itu, “Oh iya-iya itu apa sih dibelakang berisik amat” kata mama balas teriak “Anak-anak lagi latihan ma, mungkin kalau kemaleman Wanda nginep rumah temen ya ma” jawabku lagi, mama hanya bisa menyetujui saja.Selesai menelepon aku melihat sekeliling, tidak ada Evan, tiba-tiba Evan keluar dengan baju handuk putih, dan menarikku masuk ke kamar mandi. Rokku tertarik naik sewaktu aku duduk buru-buru. Sedangkan aku memilih untuk bersantai di kelasku 3 IPS 3 yang berada di lantai 3 paling pojok.Kelasku ini paling nyaman dibanding kelas-kelas lainnya, kelas ini satu-satunya yang memiliki 3 AC sekaligus, jadi lebih sejuk di kelas ini, selain










