Dan tugasku adalah sebagai marketing yang tugasnya mengorder atau menawarkan barang baru ke toko-toko besar maupun kecil termasuk departement store seperti Matahari, dll.Suatu hari aku menawarkan order ke sebuah dept store yang cukup populer di kota D tersebut. “Gak apa-apa kan, emangnya nggak boleh?” tanyaku memancing.“Boleh sih, yuk, kita ke kamarku,” jawabnya sambil ngeloyor ke kamarnya di dekat ruang tamu.Setibanya di dalam, kami berdua duduk manis di depan TV-nya sambil menonton. Bokep mom Kemudian kami pergi makan malam seperti yang dijanjikannya.Setelah kejadian itu, kami bersikap biasa bila bertemu, karena kami tidak ingin orang lain tahu perbuatan kami.,,,,,,,,,,,,,,,,, Aku telepon dia dan membuat janji (waktu itu suaminya bertugas ke luar kota).Malam itu pkl.10.00 aku datang ke rumahnya. Vaginanya yang lembut dan licin serasa memijit penisku yang keras.“Oh,..enaknya..ss.ss.ss,”erangnya.Tak lama kemudian tubuhnya terlihat mengejang dan roboh ke dadaku.“Luar biasa, Ron, aku sampai bisa keluar,”bisiknya sambil terengah.Kemudian kami bercumbu lagi, dan dia mengulangi hal yang sama sampai dua kali, dan dalam waktu singkat dia mengalami orgasme kembali, sementara aku belum merasa ingin keluar.




















