Dari sekian banyak langganan warno ada seorang pedagang sayuran dan bumbu dapur bernama Nani yang begitu dekat dengan warno karena kebetulan pangkalan gerobak warno berada didepan counter atau tepatnya lapak dagangan mbok Nani. Bokep jilbab warno terus beraksi hingga ia tak tega melihat Nani meracau tidak menentu, mengelengkan kepalanya kekanan dan kekiri karena nikmatnya, apalagi tangan Nani beraksi di kemaluan warno mulai tidak menentu kadang mengusap kadang menggosok kadang memencet.Disamping itu birahi warno pun telah meninggi, akhirnya entah siapa yang memulai warno yang semangat menindih tubuh Nani, atau Nani yang tak sabar menarik tubuh warno untuk segera menindih dan memasukkan alat kelaminnya kedalam kemaluannya. Suasana pagi menjelang siang, dimana matahari nampak mulai meninggi semakin menambah suhu didalam petakan Nani dan sekaligus menambah gejolak birahi mereka. Akhirnya keduanya tertidur dengan tubuh masih telanjang tanpa sehelai benangpun.Narni…Narni….Narni…sayup-sayup Nani mendengan seorang memanggil namanya, antara sadar dan tidak sadar sperti bermimpi. Adalah warno seorang pria lajang asli banyumas yang berprofesi sebagai seorang penarik gerobak sayur disebuah pasar tradisional dibilangan jakarta selatan. Biasanya sebulan dua kali atau tiga kali ia pulang, tapi sudah dua bulan ini ia belum dapat pulang kampung, karena pasar sedang ramai




















