Pintu kamar saya terbuka dan tiba-tiba yang muncul bukan Mia melainkan suster lain yang sama sekali tidak menarik.“Aarggh, shit, who the hell are you?, I want Mia” jerit saya dalam hati.Suster itu menawarkan untuk dimandiin. Bokep china Hmm, nikmatnya.Saya mengangkat rok putih Mia dan terlihat celana dalamnya berwarna putih. “Boleh, silakan” kata saya sok cuek.Tangan Mia meraih celana dalam saya dan perlahan ia menariknya kebawah. Kok sekarang datangnya malam?” tanya saya. Pintu kamar saya terbuka dan tiba-tiba yang muncul bukan Mia melainkan suster lain yang sama sekali tidak menarik.“Aarggh, shit, who the hell are you?, I want Mia” jerit saya dalam hati.Suster itu menawarkan untuk dimandiin. “Biasa, rotasi jam kerja” kata Mia.“Senang melihat Mia lagi” kata saya sedikit merayu, tanpa saya sadari saya menyentuh lengan Mia. Nanti siang saya diijinkan untuk membuka infus dan kalau segala sesuatu baik maka hari Sabtu boleh pulang. “Sebentar saja sayang, 10 menit deh” ujar saya dengan nafsu yang sudah naik ke ubun-ubun, berharap Mia mau melayaniku. Serta merta saya menolak, saya bilang saya cukup kuat untuk mandi sendiri. “Bukan kamu, tapi adik kamu” kata Mia dengan pandangan menggoda. “Wah kalau begitu enggak perlu ya




















