Aku menggerakkan tanganku untuk melepas kacamata minusku, namun ia menghalanginya.“Nggak apa-apa, Mur…, Aku senang melihat kamu dengan kaca mata itu…, seksi sekali!” Katanya sambil mengedipkan mata kiri.Tanpa banyak kata, ia lalu memajukan kepalanya dan mengulum bibirku, aku terpejam ketika merasakan lidahnya menerobos mulutku. Yang dapat kurasakan hanya rasa nikmat dan kepuasan tiada tara, aku sempat melihat Albert melemparkan tubuhnya ke kursi kerja, lalu memejamkan matanya.Beberapa saat kemudian, aku tersadar. Bokep china “Aahh… mmhh…, Ohh..” Rintihku aku buat-buat sambil bercanda.Tiba-tiba tangannya langsung turun meremas kedua payudaraku yang masih terbungkus bra itu. “Oh iya, kita belum kenalan, Namaku Albert.” Katanya sambil mengulurkan tangannya mengajak berjabatan tangan.“Aku Tiara.” Jawabku sambil tersenyum semanis yang aku bisa.“Tiara pulang nanti naik apa?”.“Oh, aku bawa mobil sendiri. Sodokan-sodokan kejantanannya terasa kian dalam menerobos daMur kewanitaanku telapak-telapak tangannya yang kaMur tak henti meremas dan memegang kedua payudaraku.Beberapa menit kemudian, Albert tiba-tiba menarik kejantanannya dari kewanitaanku, lalu dengan begitu cepat membalikkan tubuhku hingga kini badanku tengkurap di meja, namum kakiku menjuntai ke lantai, puting payudaraku terasa geli merasakan dinginnya meja kantor itu, aku hanya terengah.Albert menikamkan kejantanannya lagi ke lubang kewanitaanku dari belakang…, “Uffhh…”, sensasi yang berbeda lagi…, ia




















