Akhirnya ku pertimbangkan ide untuk tidur di rumah bu Bambang walaupun sebenarnya aku malu. “Iya pun ga papa ndre, itu normal kok. Bokep indo “enak ndre??” Tanya wanita itu dengan suara parau. Untung aja uangku cukup. Sesekali tangannya mengusap-usap kepalaku. Entah insting dari mana, aku ingin sekali memasukkan burungku ke dalam lubang itu. “Iya air mani, eh kamu dah pernah paling..kok nanya-nanya” tanyanya balik. “Iya nanti, kalo kamu udah sunat, trus kamu mimpi basah, itu berarti kamu dah gede” ujarnya. Aku hanya menggelengkan kepalaku menjawab pertanyaan wanita itu. “Iya air mani, eh kamu dah pernah paling..kok nanya-nanya” tanyanya balik. Aku menggeleng berbohong tapi wanita itu sepertinya tidak percaya, terlihat dari senyumannya. Ia lalu mengikat rambutnya yang sebahu dengan karet. Ia langsung berusaha melepas celana pendek yang aku pakai. Aku bingung mau menjawab. Belum dicukur he.. “Mungkin, pak bambang harus tau. “Trus kalo mamamu tau” tanyanya. Di dalem kan enak” gumam bu Bambang lagi. Aku tidak mengerti apa maksudnya.










