“ Oh iya Bu dokter, maaf saya tadi melamun, ” jawabku lalu aku segera berbaring dikasur praktek Bu dokter itu.Bu dokter cantik segera menyusulku kekasur prakteknya,
“ Jadi ini mecical check up tahap terakhir ya Mas, Oh iya mas tolong dibuka kaosnya Mas, ” ucapnya. Dinding Rahimnya yang terasa lembut dan hangat membuat penisku semakin tegng saja. Hijab bokep Dengan rasa hati yang udah kesal, aku terpaksa harus menunggu lagi. “ Bu, Ouhhhhhh… enak Bu, Aghhhhhhhhhhhhhhh.., ” ucapku nikmat. Seketika itu akupun menoleh ke arah suara yang lembut dan menyejukkan hati. Usahanya memang tidak sia-sia, penisku yang tadinya sudah loyo, pada akhirnya berdiri lagi. Aku bukalah pintu ruangan dokter itu kemudian aku masuk,
“ Selamat sore Mas, ” suara lembut dokter wanita menyapa aku ketika aku membuka pintu ruang periksa. Wah, kalau jodoh emang nggak kemana,hha. Sebenarnya aku tipe orang yang tidak suka menunggu sih, namun bagaimana lagi karena memang aku butuh hasil test itu.




















