Jam menunjukan pukul 21.00 tetapi mataku sudah terasa berat, sambil menahan rasa kantuk kulangkah-kan kakiku menuju kamar, segera pintu kamar kubuka sedikit dan hendak masuk kedalamnya tetapi langkahku tertahan oleh sebuah pemandangan yang baru pertama kali ku lihat seumur hidup, lemari baju Ida terbuka, Ida sedang sibuk mencari-cari bajunya dalam keadaan topless dan hanya memakai celana jeans pendek . Hijab bokep Matahari mulai menampakan diri di ufuk timur, kuputuskan untuk keluar dari kamar ku untuk membuat secangkir kopi di dapur. “entar baru nyambung lagi..yah” pintaku
“iya, tapi jangan lama-lama” jawab Ida,
Ida hanya terbaring di tempat tidur, kututupi tubuhnya dengan selimut. Tetapi apa yang terjadi, ida malah menggoyangkan pinggulnya.“sakit?’ tanyaku pelan
“udah nggak kok,…perih aja tadi, banget…” jawabnya
“mau diterusin?” tanyaku lagi
“iya..” jawab ida manja
Perlahan mulai ku maju mundurkan pinggulku, makin lama makin cepat. gue becanda kok…,,” ujarku
“beneran juga nggak apa-apa” sambung Ida
“nanggung gak sih rasanya kalo cuman gitu-gitu aja” lanjut Ida memancing ku
“terus maunya gimana?” tanyaku
“nggak ngerti-ngerti juga?” jawab Ida
“ngomongnya langsung aja, nggak usah berbelit-belit bingung gue” sambungku
“gue mau dientotin ama lo..beiby” balas Ida sambil menarik bajuku
Kurasakan seperti ada yang mencongkel keluar jantungku dengan pisau yang sangat tajam, tak ku sangka sebenarnya selama




















