Sungguh diluar ekspektasi, yang kupikir dia itu kutu buku, autis, gak asik, taunya…nakal juga. Aku saat itu dalam kondisi memakai bra warna abu-abu dengan renda hijau tosca yang mana cupnya tidak sepenuhnya menutupi payudaraku, sehingga Hendy dapat melihat belahan dada dan sebagian kecil payudaraku.*Ilustrasi*
[HIDE][/HIDE]“Buka lagi….”, dengan nada pelan dan sedikit manja“hhmmm maunyaaa…”, jawabku“mauuu, penasaran…”, ucapnyaLangsung ku tarik lagi bajuku seperti semula, dan membereskannya sebagai tanda aku tidak mau memperlihatkan lebih. Hijab bokep Anehnya yang paling buatku tidak percaya, dia bilang kalau dia gak suka musik, “hah? Aku bilang padanya kalau aku sakit, dan dia menunjukan rasa khawatirnya dengan menyuruhku pesan ojek online dan segera pergi ke klinik. Kemudian, lamunanku tertuju ke Hendy, mengingat semalam kami sempat video call, dan omongannya mulai nakal,“chel, bibir kamu sexy ya”, katanya
“masa sih, biasa aja ah..”, jawabku
“iya pengen nyium”, ucapnya sambil senyum maluPikirku dia bercanda, tapi melihat senyumnya yang sungguh memikat hati itu, akupun jadi tersenyum malu.“hhmm.. Hendy mengerti maksudku, sehingga dia berhenti meminta. Aku lahir dan besar di Bandung, tapi karena alasan pekerjaan, sekarang aku tinggal di salah satu kota kecil disekitar Ibu Kota.



















