Gita pun kelihatan mulai tak tahan lagi, dia pegangi rambutku sambil mendesah – desah tak karuan. iya bu… tadi Ibu bicara apa?”, ujar saya tergagap gara – gara melihat sepasang payudara Bu Gita.“Wah dik Rafa kenapa? Bokep jepang Saya jadi inget temenku di kantor yang bernama Dion, untungnya dia nggak saya ajak ke sini. Sesaat kemudian disambutlah saya dengan seekor anjing jenis herder“Gukk… Gukkk… Gukkk…”, suara anjing.Saat itu nyali saya sempat ciut juga.Kemudian tak berapa lama keluar seorang bapak memanggil berteriak…“Dion… Dion… Ayo sini masuk…”, ucapnya.Wah keren banget nama si anjing ini. Setelah selesai merapikan diri mengingat hari itu adalah hari jam kerja, maka aku segera bergegas berpamitan,“Gita sayang, aku kerja dulu yah, Love u Git, Emuuuachhh…”, ucapku berpamitan sembari memberi kecupan pada bibirnya itu.“Terima kasih yah Rafa, lain kali kita lakukan lagi yah, kapan saja dimana kamu ada waktu dan selama suamiku tidak ada, bye Rafa sayang… Emuuachhh…”, ucapnya sembari memberi kecupan kecil pada saya.Singkat cerita sejak saat itu kamipun sering melakukan hubungan sex, dan entah sampai kapan skandal kami akan berakhir. Kemudian saya jilatin jembutnya yang tipis dan rapi menghiasi kemaluannya,“Ughhh….




















