Saking lelahnya aku sampai tidak kuat untuk bergerak mengambil tissue untuk membersihkan spermanya yang tumpah di perutku. Aku menangis lama sekali di kamar mandi. Bokep mom Lama-lama martin tidak kuat menahan rangsangan. Tak terlukiskan perasaanku ketika itu. Martin membiarkanku seketika menikmati moment ini. Kami berciuman. Penyesalan sudah tidak ada gunanya lagi. Martin tertawa melihat aku memutar-mutar kepala seperti angin puyuh. Dia bangkit dan memeluk tubuhku. “Kamu gigolo ya? Badanku rasanya lemas semua. Lagipula ini masih jam 3 pagi.Setelah setengah jam kami putar-putar kota, akhirnya kami sampai di daerah sekitar rumah martin. Aku merasa berdosa! Pokoknya aku jadi tahanan rumah!Entah siapa yang salah! Kupeluknya erat-erat tubuhnya. Gua ini memang don juan surabaya ya! Tanpa mempedulikan bau cairan vaginaku di mulutnya, aku terus menggoyangkan pinggulku maju mundur. Aku sudah tidak perawan! Aku mendesah-desah keras sekali. Ketika kubuka mataku, dia memandangku sambil tersenyum nakal. Jadi aku tidak perlu takut orang-orang melihat tingkahmu!” Ujarnya. Aku yang memaksanya melakukan itu. Perlahan-lahan memoriku memutar balik kejadian tadi malam. Jadi milikmu..” Gumamku di dekat telinganya. Aku menangis lama sekali di kamar mandi. Tentu saja aku langsung menutupi dadaku dgn kedua tanganku seakan-akan melarangnya untuk melihat.Sedetik setelah itu




















