dia lepas sabukku.. Bokep jepang mana hujan mulai turun saat bis mulai berjalan dingin.. aku lepas kancing bluesnya, aku remas teteknya, mm.. sambil ngobrol kami makan popcorn, dan minuman kaleng aku buka. kita kembali ke kalibata mall saja.. mulai gombalku..Akhirnya pintu theater 3 dibuka.. anda yang tau cerita kami..!bubarnya film, kamipun keluar.. sesekali terdengar bunyi derik tempat duduk kami.. memang dingin di sini, tapi kami berdua basah oleh keringat birahi. dia menggenggam erat tanganku.. aku ngangguk pelan, malu juga tar kl ketauan penumpang lain kalau kami saling memberi kode.Bis masih ngetem.. “aaarrgghhhh…rita sayang.. gede.. lumayan.. tapi suamiku kebetulan lagi keluar kota sejak 3hr yl, mungkin sampai minggu depan, ada urusan kantor katanya”
“oww.. pasti pacar kamu cantik yah..?” balesnya berbisik di kupingku.. anget.. dan berkulit bersih.. Untuk Rita.. terasa tak ada jembut, dicukur habis, jariku mulai mencari memeknya yang sudah lembab, ohh.. seorang ibu2 muda naik dan dia duduk dideretan kedua bangku sebelah kanan, pas naik sepertinya dia sempat merilirik aku lalu duduk, tukang gorengan naik lagi, dipanggilnya.. tak mau kalah.. ouuugghhhhhhh…. Aku mulai berpikir.. “waduh.. “A 1-2 aja mba” pilihku ke mba penjual tiket.. “pasar minggu ya pak..” kataku pada




















