ia menawarkan diri.Pikiran kotor yang tadi kuhilangkan kembali muncul. Hijab bokep paakkk.. Aku sungguh kaget karena ternyata saat aku tengkurap tadi ia telah membuka rok dan kemejanya sehingga hanya mengenakan bra dan celana dalam.Silvi, rok sama baju kamu kok dibuka? Sambil memijat punggungku, kurasakan vaginanya digesek-gesekkan ke pantatku dengan gerakan yang teratur. aahh.. aku udah gak tahan nih.. ssshhh.. Sesekali kugigit dan kujilati payudaranya hingga ia menggelinjang penuh kenikmatan.Oohhh.. sshhh.. Nafasnya semakin memburu dan mulutnya mulai berdesah halus.Udah ya pak, telentang aja, aku pijat badan bagian depannya.. Tapi mengingat ia adalah bawahanku, kuusir semua pikiran kotor itu.Pak, emang bener ya pak aku mau dipecat? “Saya di Bandung, Silvi. Sering telat masuk kantor dan absen, padahal kantor sangat perlu kehadiran kamu.” aku coba memberi alasan.Dengan wajah sedih, ia memberi penjelasan tentang kondisi keluarganya. Aku terpaksa menyalakan TV dalam volume suara besar agar teriakannya yang sangat keras itu tidak terdengar dari luar. Kuusap rambutnya sambil ia bercerita tentang masalah yang menimpa keluarganya. Kulumat bibirnya dan ia memberikan respon dengan memainkan lidahnya di dalam mulutku. Ia menarik kepalaku dan melumat bibirku dengan ganas. ssshhh..




















