Finally!” sahutnya dengan bernafas panjang setelah empat puluh menitan bekerja keras.“Udah Lix? Dibelainya rambut dan punggungku dengan lembut.“Ci, itu tadi yang namanya orgasme yah? Bokep hijab indo Kalo penting..?” tanyanya lagi.“Cerewet, ayo terusin lagi, bukan urusan lu!” bentakku membenamkan lagi wajahnya ke dadaku.Kamipun kembali berpacu dalam nafsu, ringtone HP-ku terus berbunyi sampai berhenti beberapa saat kemudian. Kalo penting..?” tanyanya lagi.“Cerewet, ayo terusin lagi, bukan urusan lu!” bentakku membenamkan lagi wajahnya ke dadaku.Kamipun kembali berpacu dalam nafsu, ringtone HP-ku terus berbunyi sampai berhenti beberapa saat kemudian. Aku menggelinjang keenakan dengan nafas makin memburu, tanganku mencengkram pundaknya dan membelai kepalanya.“Oohh.. Gua maunya digambar seperti itu tuh, gimana?” jawabku dengan polosnya.Tentu saja dia langsung tercengang dengan permintaanku itu dan wajahnya memerah.“Hah.. Setelah gemetarnya berkurang aku memulai aksi terusannya, kudekatkan bibirku padanya hingga saling berpagutan.“Mulutnya dibuka Lix, jangan kaku gitu, gua ajarin lu cipokan” bisikku dengan nada manja.Dengan agresif lidahku menjelajahi mulutnya, menyapu ke segenap penjuru, menjilati lidahnya mengajak ikut bermain sehingga pelan-pelan lidahnya juga mulai aktif mengimbangiku.Tangannya pun tanpa kubimbing lagi sudah menikmati payudaraku dengan lebih semangat, bahkan kini dia lebih berani menjulurkan tangan satunya ke belakangku dan mengelusi punggungku.Setelah puas berciuman, perlahan aku




















