aaahh”, tetapi saya malah memainkan topi baja serdaduku hingga menyenggol-nyenggol selaput daranya. Link bokep Kata-kataku menciptakan gadis itu merasa tersanjung, dgn tak sadar Fanny mencubit pahaku sambil tersenyum menyukai.“Udah punyai si sayang Fan?”, godaku sambil menatap Fanny.“Belum, Kak!”, jawabnya malu-malu, wajahnya yg jelita itu bersemu merah.“Kenapa, kan temen seusiamu telah mulai sejak punyai pacar”, lanjutku.“Habis mereka inginnya hanya hura-hura kayak anak mungil, caper”, komentarnya sambil meneruskan posting jawaban tugasnya.“Ohh!”, saya bergumam & beranjak dari area duduknya, membawa minuman kaleng dari dalam lemari es.“Minum Coca Cola apa Fanta, Fan?”, lanjutku.“Apa ya! ahh.. uhh”, serdaduku konsisten menghunjam makin dalam. Ia sama sekali tak mampu berkonsentrasi lagi. Anehnya beliau jadi ketagihan, & merasa tak rela utk cepat-cepat mengakhiri seluruh kejadian itu.“Ja.., janganlah Kak”, pintanya utk menolak. Beliau kaget, malu, namun mau tahu. ahh, tetap ssts.. Fanny kagum hingga mulutnya menganga menyaksikan serdadu yg akbar & keras berdiri tegak bersama gagahnya, baru mula-mula kali dirinya menyaksikan benda itu. Ditarik lagi, “Aaahh”, masuk lagi. aahh”, Fanny tidak tahan lagi & tangannya menyusup dibawah celana dalamku & memegang serdadu yg keras bulat & panjang itu.




















